Bees and Hornets go to Court

The bees and the hornets were in dispute, because both claimed that they were owners of the honey In a honeycomb. Since they simply could not come to an agreement, they all ended up in the court-room. There, the judge, a wasp, found it impossible to decide who was In the right.

There were witnesses who declared that they had seen black and yellow insects going in and out of the comb, but this testimony did nothing to clarify the situation, as both bees and hornets are black and yellow insects. The wasp was obliged to make further enquiries and ask many questions, it seemed that the proceedings would go on forever until the Queen Bee finally lost her patience.

“The longer this goes on,” she said to the judge, “the more time and money is lost to us. We are not able to work, so meanwhile our honey is going bad in the comb. I propose a quick solution, both the bees and the hornets shall build another honey­comb. Whoever builds the best honeycomb in the shortest time shall be declared owners of the comb.”

Naturally, the hornets, who cannot build honeycombs, did not accept this proposal and from this the wasp deduced Immediately that the honey­comb could belong only to the bees.

Terjemahan

Kisah Lebah dan Hornet

Kisah berikut adalah Kisah Lebah dan Hornet yang mersa memiliki sebuah sarang yang berisi madu, Kisah Lebah dan Hornet ini memberikan amanah bahwa janganlah kita mau mengambil sesuatu yang bukan hak kita, Kisah Lebah dan Hornet akhirnya berakhir pengadilan binatang yang memutuskan siapa yang berhak memiliki sarang madu tersebut, untuk lebih serunya langsung saja baca Kisah Lebah dan Hornet berikut.

Para lebah dan hornet bersengketa, karena keduanya mengklaim bahwa mereka adalah pemilik dari madu yang terdapat dalam sebuah sarang madu. Karena mereka tidak bisa menyelesaikan dengan secara kekeluargaan, mereka pun memutuskan untuk mencari keadilan di pengadilan. Hakim, tawon, merasa sulit untuk memutuskan siapa yang benar-benar pemilik sarang tersebut.

Ada saksi yang menyatakan bahwa mereka telah melihat serangga hitam dan kuning selalu keluar masuk dari sarang tersebut, namun kesaksian ini tidak bias membantu dalam memutuskan perkara tersebut, karena lebah dan hornet sama memiliki warna tubuh hitam dan kuning. Tawon itu terus mengajukan banyak pertanyaan, tampaknya bahwa proses ini akan berlangsung selamanya sampai akhirnya Ratu Lebah sudah hilang kesabarannya.

“Semakin lama hal ini berlangsung,” katanya kepada hakim, “semakin banyak waktu dan uang yang hilang dari kita. Kami tidak bisa bekerja, sehingga kami akan kehilangan madu kami. Saya mengusulkan sebuah solusi , baik lebah dan hornet diminta untuk membangun lagi sarang. Siapapun yang membangun sarang yang terbaik dalam waktu singkat dinyatakan pemilik sarang tersebut. ” Tentu, para hornet, yang tidak dapat membangun sarang, tidak menerima usulan ini, dan tawon menyimpulkan bahwa sarang madu tersebut milik lebah.

Terima kasih atas kunjungannya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kemajuan bahasa inggris kalian dan nilai bahasa inggris kalian semakin memuaskan..

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.