Home » Materi Genre of Text » Narrative Text (Penjelasan Dan Contoh)

Narrative Text (Penjelasan Dan Contoh)

Sekarang ini narrative text adalah salah satu materi wajib bahasa Inggris di tingkat menengah, baik itu SMP ataupun SMA. Dalam materi ini, murid-murid biasanya dituntut untuk dapat menceritakan sebuah kisah, dongeng baik secara lisan atau dalam bentuk tulisan. Oleh karenanya “storytelling” adalah salah satu komponen spoken English yang yang penting dalam pelajaran ini, walaupun pada kenyataannya narrative text lebih dominan diajarkan dalam bentuk tulisan, memahami generic structure sebuah cerita, ataupun menganalisa karakter, latar, ataupun alur cerita narrative.

Mungkin sobat perlu mengetahui bahwa narrative text, dalam mata kuliah writing and composition biasanya disebut narration, yakni salah satu jenis teks dalam sebuah bahasa sastra. Biasanya, narrative text berisi tentang cerita baik cerita fiksi, cerita non-fiksi, cerita binatang (fable), cerita rakyat (folktale), cerita peri (fairytales), Mitos (Myth), Legenda (legend) dll, pokoknya semua hal tentang cerita ya narrative namanya… 🙂

Sekarang ayo sedikit serius, karena akan menjurus pada penjelasan, oke…

Narrative Text

Definition of Narrative Text

Disebutkan bahwa A narrative text is an imaginative story to entertain people (teks narasi yaitu cerita imaginatif yang bertujuan menghibur orang).

Jadi bisa disimpulkan bahwa narrative text (teks narasi) adalah text yang berisi cerita baik tertulis maupun tidak tertulis, baik fiksi maupun nonfiksi yang bisa menghibur orang.

Generic Structure of Narrative Text

# Orientation : It is about the opening paragraph where the characters of the story are introduced.(berisi pengenalan tokoh, tempat dan waktu terjadinya cerita (siapa atau apa, kapan dan dimana)
# Complication : Where the problems in the story developed. (Permasalahan muncul / mulai terjadi dan berkembang)
# Resolution : Where the problems in the story is solved. Masalah selesai, secara baik “happy ending” ataupun buruk “bad ending”.
# Coda / reorientation (optional) – lesson from the story

Purpose of Narrative text

The Purpose of Narrative Text is to amuse or to entertain the reader with a story.

Language Feature of Narrative Text:

– Past tense
– Adverb of time (Once upon a time, Once, One day, Long time ago, etc)
– Direct speech. It is to make the story lively. (Snow White said,”My name is Snow White). The direct speech uses present tense.

Dalam berbagai sumber Narrative Text dapat ditemui dalam bentuk :
a. fables (Cerita tentang binatang yang digambarkan berprilaku seperti manusia)
b. fairy stories (Cerita yang bersifat fantastik, penuh dengan keajaiban)
c. mysteries
d. science fiction
e. romances
f. horror stories
g. legends
h. historical narratives
i. personal experience (pengalaman pribadi yang ditulis)
j. ballads (balada, kisah yang bisa mengharukan pembaca, biasanya berupa cerita cinta yang tak sampai)

Contoh Narrative Text

Three Fishes

(Orientation)
Once, three fishes lived in a pond. One evening, some fishermen passed by the pond and saw the fishes. ‘This pond is full of fish’, they told each other excitedly. ‘We have never fished here before. We must come back tomorrow morning with our nets and catch these fish!’ Then the fishermen left.

(Complication)
When the eldest of the three fishes heard this, he was troubled. He called the other fishes together and said, ‘Did you hear what the fishermen said? We must leave this pond at once. The fishermen will return tomorrow and kill us all!’ The second of the three fishes agreed. ‘You are right’, he said. ‘We must leave the pond.’

But the youngest fish laughed. ‘You are worrying without reason’, he said. ‘We have lived in this pond all our lives, and no fisherman has ever come here. Why should these men return? I am not going anywhere – my luck will keep me safe.’

(Resolution)
The eldest of the fishes left the pond that very evening with his entire family. The second fish saw the fishermen coming in the distance early next morning and left the pond at once with all his family. The third fish refused to leave even then.

The fishermen arrived and caught all the fish left in the pond. The third fish’s luck did not help him – he too was caught and killed.

(Coda)
The fish who saw trouble ahead and acted before it arrived as well as the fish who acted as soon as it came both survived. But the fish who relied only on luck and did nothing at all died. So also in life.

Terjamhan Cerita Three Fishes diatas

(Orientation)
Suatu ketika, terdapatlah tiga ikan yang hidup di sebuah kolam. Di suatu sore, beberapa nelayan melewati kolam tersebut dan melihat ikan-ikan itu. “Kolam ini penuh dengan ikan”, merka berbicara satu sama lain dengan bergairah. “Kita belum pernah memancing di sini sebelumnya. Kita harus datang lagi besok pagi dengan jaring kita dan manangkap ikan-ikan ini!” Kemudian nelayan-nelayan tersebut pergi.

(Complication)
Ketika ikan yang paling tua mendengar ini, dia gelisah. Dia memanggil ikan-ikan yang lain dan berkata, ‘Apakah kamu dengar apa yang dikatakan nelayan itu? Kita harus meninggalkan kolam ini. Nelayan itu akan kembali besok dan membunuh kita semua!’ Ikan kedua setuju. ‘Kamu benar’, dia berkata. ‘Kita harus meninggalkan kolam ini.’

Tetapi ikan yang paling muda tertawa. ‘Kamu cemas tanpa ada alasan’, dia berkata. ‘Kita telah tinggal di kolam ini semur hidup kita, dan tidak ada nelayan yang datang kesini. Kenapa harus orang-orang itu kembali? Saya tidak akan pergi kemana-mana – keberuntunganku akan menyelamatkan ku.’

(Resolution)
Ikan tertua meninggalkan kolam tersebut pada sora hari dengan seluruh keluarganya. Ikan kedua melihat nelayan datang di kejauhan pada pagi hari dan meninggalkan kolam tersebut dengan seluruh keluarganya. Ikan ketiga tetap menolak untuk pergi.

Nelayan tersebut pun datang dan menangkap semua ikan yang tertinggal di kolam. Keberuntungan ikan ketiga tidak menyelamatkannya – dia juga tertangkap dan dibunuh.

(Coda)
Ikan yang cemas dahulu dan bertindak sebelum nelayan datang dan ikan yang tertindak ketika nelayan datang bershasil selamat. Tetapi ikan yang mempercayakan hanya pada keberuntungan dan tidak berbuat apa-apa semuanya mati. Begitu juga pada kehidupan.

Alhamdullah sobat,, Pembahasan kita tentang Narrative Text sudah selesai 🙂 Semoga dengan membaca artikel ini dapat menambah pemahaman sobat tentang narrative text. Amin…

Referensi :

Kane, Thomas. S. 2000.The Oxford Essential Guide to Writing. New York: Barkley Books.

Terima kasih atas kunjungannya. Semoga dengan berkunjung di website British Course ini sobat bisa makin cinta bahasa inggris, dan nilai bahasa inggris sobat semakin memuaskan. Dan semoga kita bisa belajar bahasa inggris bareng dan saling mengenal. Komentar, saran dan kritik dari sobat kami harapkan demi kemajuan website ini. Thanks..
Posted in Materi Genre of Text, Uncategorized and tagged as , , , ,

One comment on “Narrative Text (Penjelasan Dan Contoh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *