Home » Materi Genre of Text » Narrative Text » Fable » Golden Eggs – Contoh Fable Narrative Text

Golden Eggs – Contoh Fable Narrative Text

Kisah ini mengisahkan seorang petani miskin yang diberi hadiah seekor angsa yang dapat bertelur emas. Tapi karena bodohan dan ketidaksabarannya dia malah menyembelih angsa tersebut. Akhirnya dia menyesali perbuatannya tapi itu sudah terlambat..

Okey silahkan baca contoh narrative text, fable dengan judul Golden Eggs dibawah ini. Selamat membaca..

“Golden Eggs”

Long time ago a remote village, in central China was inhabited mainly with farmers and hunters.
One day, a poor farmer lost his entire livestock to flood. He prayed hard to God for help or his family would die of starvation.
Few days later, an old man with long grey beard, passed by his house took pity on him. He gave him a goose and said “ I don’t have any expensive thing to give you and hope this goose will help you to ease your hardship.”
A week later to almost surprise the farmer found and egg in his yard. This was no ordinary egg. It was a golden egg. He was suddenly overcome with joy.
Thereafter, his livelihood had rapidly improved but the farmer had forgotten his earlier hardship. He became lazy, arrogant and spendthrift.
Strangely, the goose only laid one golden egg every six months. The greedy farmer lost his patient and slaughtered his goose thinking there were plenty of golden eggs inside its stomach.
Though he very much regretted for his foolishness, it’s already too late.

Terjemahannya

“Telur emas”

Dahulu kala sebuah desa terpencil, di China tengah dihuni terutama dengan petani dan pemburu.
Suatu hari, seorang petani miskin kehilangan seluruh ternaknya untuk dibanjiri. Dia berdoa keras kepada Tuhan untuk meminta pertolongan atau keluarganya akan mati kelaparan.
Beberapa hari kemudian, seorang pria tua dengan jenggot abu-abu panjang, disahkan rumahnya merasa kasihan padanya. Dia memberinya angsa dan berkata, “Saya tidak punya barang mahal untuk diberikan kepada Anda dan berharap angsa ini akan membantu Anda untuk mengurangi kesulitan Anda.”
Seminggu kemudian hampir mengejutkan petani yang ditemukan dan telur di halaman rumahnya. Ini bukan telur biasa. Itu adalah telur emas. Ia tiba-tiba diatasi dengan sukacita.
Setelah itu, penghidupannya telah meningkat dengan cepat namun petani tersebut melupakan kesulitan awalnya. Ia menjadi malas, sombong dan boros.
Anehnya, angsa itu hanya menaruh satu telur emas setiap enam bulan sekali. Petani serakah kehilangan pasiennya dan membantai angsa yang dipikirkannya ada banyak telur emas di dalam perutnya.
Meski dia sangat menyesali kebodohannya, sudah terlambat.

Versi lain

The Goose and The Golden Eggs

Once a farmer went to the nest of his goose and found there an egg, all yellow and shiny. When he picked it up, it was heavy as a rock. He was about to throw it away because he thought that someone was playing a trick on him. But on second thought, he took it home, and discovered to his delight that it was an egg of pure gold!

He sold the egg for a lot of money. Every morning the goose laid another golden egg, and the farmer soon became rich by selling the eggs.

As he grew rich, he also grew greedy. “Why should I have to wait to get only one egg a day?” he thought. “I will cut open the goose and take all the eggs out of her at once.”

When the goose heard the farmer’s plan, she flew away to a nearby farm. So when the farmer came out the next day, do you know what he found in the goose’s nest? Nothing.

Moral: Someone who wants more often loses all. When you want something, be patient. If you are greedy, you might lose what you already have.

Angsa dan Telur Emas

Suatu ketika seorang petani pergi ke sarang angsa dan menemukan ada sebuah telur, warnanya kuning dan mengkilap. Ketika ia mengambilnya, telur itu berat seperti batu. Dia hampir akan membuangnya karena ia pikir bahwa seseorang sedang mengerjainya. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, ia membawanya pulang dan menyadari bahwa itu adalah telur emas murni!

Dia menjual telur tersebut untuk uang yang sangat banyak. Setiap pagi angsa tersebut bertelur telur emas yang lain, dan petani tersebut pun menjadi kaya dengan menjual telur-telur tersebut.

Ketika ia menjadi kaya, ia juga tumbuh serakah. “Mengapa saya harus menunggu untuk mendapatkan hanya satu telur sehari?” Pikirnya. “Saya akan membelah angsa tersebut dan mengambil semua telur keluar dari tubuhnya sekaligus.”

Ketika angsa tersebut mendengar rencana petani itu, ia segera terbang pergi ke sebuah peternakan lain di dekatnya. Jadi, ketika petani tersebut keluar di hari berikutnya, kau tahu apa yang ia temukan di sarang angsa itu? Tidak ada.

Moral: Orang yang selalu ingin lebih kadang sering kehilangan semuanya. Jika kamu menginginkan sesuatu, bersabarlah. Jika kamu serakah, kamu mungkin kehilangan apa yang sudah kamu miliki.

Demikianlah Dongeng Bahasa Inggris , fable tentang Golden Eggs. Somoga kita dapat memdapatkan manfaat dari cerita diatas. Jangan lupa kasih comment mengenai artikel ini, dan jangan bosen mampir di blog ini lagi ya…

Terima kasih atas kunjungannya. Semoga dengan berkunjung di website British Course ini sobat bisa makin cinta bahasa inggris, dan nilai bahasa inggris sobat semakin memuaskan. Dan semoga kita bisa belajar bahasa inggris bareng dan saling mengenal. Komentar, saran dan kritik dari sobat kami harapkan demi kemajuan website ini. Thanks..
Posted in Fable, Uncategorized and tagged as , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *