Home » Materi Speaking » Expressions of Blaming and Accusing

Expressions of Blaming and Accusing

Expression of Blaming

Good morning everybody. Kali ini kita akan membahas Expressions of Blaming and Accusing. Yaitu ungkapan menyalahkan dan menuduh seseorang. Pastinya sobat sudah pernah melakukannya bukan. Misalnya, Ini semua gara-gara kamu nih, kita jadi ketinggalan bis (blaming/menyalahkan), eh kok bau busuk, km kentut ya,, (accusing/menuduh). Tp bukan berarti saya mengajari sobat untuk melakukan itu lho ya..heheh. Oke untuk penjelasan lebih detail mengenai ini mari kita liat penjelasan dibawah ini.

Definition of Blaming Someone (Menyalahkan Seseorang)
Blaming is when someone said that person did a mistake that should be her/his responsibility, like choosing wrong way. Blaming (menyalahkan) adalah ketika seseorang mengatakan bahwa seseorang telah melakukan kesalahan yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya, misalnya, memilih jalan yang salah. Atau
Expression of Blaming is an expression that is used to say on somebody the responsibility for something done (badly or wrongly) or not done. (ungkapan menyalahkan adalah ungkapan yang digunakan untuk mengatakan seseorang bertanggung jawan untuk sesuatu yang telah dilakukan (secara buruk atau salah), atau tidak dilakukan.

Expressing Blaming
– It was your fault
(Ini adalah kesalahan Anda)
– You are the one to blame
(Anda adalah orang yang disalahkan)
– How could you do such a thing?
(Bagaimana Anda bisa melakukan hal seperti itu?
– It’s your mistake/fault.
(Ini kesalahan Anda)
– I think you are to blame.
(Saya pikir Anda yang harus disalahkan.)
– I think you are the one who could have done it.
(Saya pikir Anda lah orang yang bisa melakukannya.)
– Are you out of your mind?
(Apakah Anda keluar dari pikiran Anda?)
– I can’t believe that you did it.
(Aku tidak percaya bahwa Anda melakukannya.)
– I hope you’re sorry.
(Saya harap Anda menyesal.)
– I hope you are sorry for….
(Saya harap Anda menyesal untuk ….)
– What on earth were you thinking?
(Apa yang sedang Anda pikirkan?)

Someone who accused or blamed usually declines it. The following are the responses used :
– It’s not true
(Itu tidak benar)
– It wasn’t me
(Itu bukan aku)
– You are wrong, I didn’t do it
(Anda salah, saya tidak melakukannya)
– I ‘m not the one to blame
(saya bukan orang yang patut untuk disalahkan)



Contoh Dialog Blaming Someone

Dialog 1
Bella : Hey, you Dina. Stop!
Dina : What happened, Bella?
Bella : Did you steal my money? You’re the one to blame!
Dina : It wasn’t me. I didn’t do that.
Bella : But everybody in my class said you do that. You have to explain about this!
Dina : Huh! How dare you’re. I never do that suck things.
Bella : Yeah, but my friends had seen you out of my classroom. It must be you stealing my money.
Dina : Prove it, how dare you just accuse and blame me without clear evidence. I will pay your money if you can prove that suck things!
Bella : Ok, I will prove that!
Dina : I will wait for that!

Terjemahannya.
Bella : Hai, Kamu Dina, Berhenti!
Dina : Ada apa, Bella?
Bella : Kamu mencuri uangku? Kamu satu2nya orang yang disalahkan.
Dina : Itu bukan saya. Saya tidak melakukan itu.
Bella : Tapi semua orang di kelasku mengatakan kamu yang melakukan itu. Kamu harus menjelaskan tentang ini.
Dina. Huh! Berani sekali kamu. Saya tidak pernah melakukan perbuatan seperti itu.
Bella : Yeah, tetapi teman temanu melihat kamu keluar dari kelasku. Saat itu pasti kamu mencuri uangku.
Dina : Buktikan itu, berani sekali kamu menuduh dan menyalahkanku tanpa bukti yang jelas. Saya akan membayar uangmu jika kamu dapat membuktikan hal itu.
Bella : Oke. Saya akan membuktikan itu!
Dina : saya akan menunggu untuk itu

Dialog 2
Riyan: Hi, Yulia. You look so angry. What happened?
Yulia: I’m angry at John.
Riyan: Why are you angry at him?
Yulia. He broke my book. No doubt, It must be him
Riyan: Really? How do you know that it’s his mistake?
Yulia: He borrowed my book last week. Yesterday he returned it. But, unfortunetely I wasn’t at home.
Riyan: Then?
Yulia: He left it to my brother. I found the cover was broken. It must be John broken it.
Riyan: OK. I see it. But, I think you don’t have to blame him.
Yulia: Why do you think so?
Riyan: I know John very well. He’s kind of a very responsible man. If he makes mistake, He’ll admit that.
Yulia: Maybe. But… Wait, my phone is ringing. There is a message from John.
Riyan: What does it say?
Yulia: It says “Sorry, Yulia. I broke your book. I have told your brother about that. Now I have bought a book to change yours. Can I meet you this afternoon?” Oh My God! He’s bought a book for me.
Riyan: That’s John. He is a responsible man.
Yulia: Yea. He’s a good guy.

Terjemahannya

Riyan: Hai, Yulia. Kamu terlihat sangat marah Apa yang terjadi?
Yulia: Saya marah pada John.
Riyan: Kenapa kamu marah padanya?
Yulia. Dia memecahkan buku saya. Tidak diragukan lagi, pastilah dia
Riyan: benarkah? Bagaimana Anda tahu bahwa itu adalah kesalahannya?
Yulia: Dia meminjam buku saya minggu lalu. Kemarin dia mengembalikannya. Tapi, sayangnya saya tidak di rumah.
Riyan: kalau begitu
Yulia: Dia menyerahkannya kepada adikku. Saya menemukan sampulnya rusak. Pasti John mematahkannya.
Riyan: oke Saya melihatnya. Tapi, saya pikir Anda tidak perlu menyalahkannya.
Yulia: kenapa kamu berpikir begitu?
Riyan: Saya kenal John dengan baik. Dia tipe orang yang sangat bertanggung jawab. Jika dia membuat kesalahan, Dia akan mengakuinya.
Yulia: mungkin Tapi … Tunggu, telepon saya berdering. Ada pesan dari John.
Riyan: apa yang dikatakannya?
Yulia: Dikatakan “Maaf, Yulia. Saya memecahkan buku Anda. Aku telah memberitahu kakakmu tentang itu. Sekarang saya telah membeli sebuah buku untuk mengubah Anda. Bisakah saya menemuimu siang ini? “Ya ampun! Dia membeli sebuah buku untukku.
Riyan: Itu John. Dia adalah orang yang bertanggung jawab.
Yulia: ya Dia orang baik.

Accusing Someone (Menuduh Seseorang)

Accusing Someone is expression when someone said that person did something wrong although she/he doesn’t know the truth, like stealing.

Expression of Accusing Someone :
– It must have been you who did it
(pastilah Kamu yang telah melakukannya)
– I think you’re the only person who could have done it
(saya kira hanya kamulah satu-satunya orang yang bisa mekakukannya)
– You must be doing something wrong
(kamu pasti melakukan kesalahan)
– You must have talked about me behind my back.
(Anda pasti telah berbicara tentang saya di belakang saya.)
– You dropped that porcelain glass last night, didn’t you?
(Anda menjatuhkan gelas porselen tadi malam, bukan?)
– You took my magazine, didn’t you?
(Anda mengambil majalah saya, bukan?)
– You had lost all of my data on the computer.
(Anda telah menghilangkan semua data saya di komputer.)

Responses of Accusing :
– I’m sorry. It’s my fault
(Maafkan saya. Ini adalah kesalahanku)
– Sorry for my fault
(Maaf untuk kesalahan saya)
– I’m sorry for the things I’ve done
(Saya minta maaf untuk hal-hal yang telah saya lakukan)
– It’s my responsibility. I’m sorry
(Ini tanggung jawab saya. Maafkan saya)
– No, it wasn’t me
(Tidak, itu bukan aku)
– Yes, I did. Sorry for not asking you first.
(Ya, saya. Maaf karena tidak bertanya pada anda dulu)
– I’m really sorry. I didn’t mean to.
(Aku sangat menyesal. Saya tidak bermaksud.)

Contoh Dialog Accusing Someone

Dede : Kiki, stop right now?
Kiki : What?
Dede : Did you steal my handphone?
Kiki : No, I do not do that!
Dede : Seriously? But everybody in the class say that must be you! It was your fault Kiki!
Kiki : What? I never do that! Seriously! You’re such as a lier!! I hate you!
Dede : Huh! How could you run away from all this, and pretended not to know!
Kiki : You do not talk nonsense, prove it Dede!!
Dede : Huh! Sure I will.

Terjemahannya

Dede: Kiki, berhenti sekarang?
Kiki: apa?
Dede: Apakah kamu mencuri handphone saya?
Kiki: Tidak, saya tidak melakukan itu!
Dede: Serius? Tapi semua orang di kelas mengatakan itu pasti Anda! Itu salahmu Kiki!
Kiki: apa? Saya tidak pernah melakukan itu Serius! Kamu seperti lier !! Aku membenci mu!
Dede: Hah! Bagaimana Anda bisa melarikan diri dari semua ini, dan pura-pura tidak tahu!
Kiki: kamu tidak bicara omong kosong, buktikan itu Dede !!
Dede: Hah! Pasti aku akan.

Oke. Cukup sekian pembahasa mengenai Expression of Accusing and Blaming. Semoga bermanfaat buat sobat semuanya. Saya ucapakan terimakasih kerena telah mengunjungi blog ini dan membaca artikel saya ini..

Terima kasih atas kunjungannya. Semoga dengan berkunjung di website British Course ini sobat bisa makin cinta bahasa inggris, dan nilai bahasa inggris sobat semakin memuaskan. Dan semoga kita bisa belajar bahasa inggris bareng dan saling mengenal. Komentar, saran dan kritik dari sobat kami harapkan demi kemajuan website ini. Thanks..
Posted in Materi Speaking, Uncategorized and tagged as , ,

2 comments on “Expressions of Blaming and Accusing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *