Home » Materi Genre of Text » Recount Text » Contoh Recount Text “A Page from A Girl’s Diary” Beserta Terjemahannya

Contoh Recount Text “A Page from A Girl’s Diary” Beserta Terjemahannya

Hallo guys… Masih semangat belajar bahasa inggris kan…?
Kali ini saya akan share sebuah contoh Recount Text yang menurut saya sangat menarik untuk dibaca. Oh ya, sebelumnya sobat sudah paham kan dengan jenis text yang satu ini? Saya yakin sobat pasti sudah paham tentang yang dimaksud dengan Recount Text. Karena materi ini sudah dipelajari di tingkat SMP da SMA. Tapi jika sobat masih membaca penjelasan detail mengenai materi ini, sobat bisa baca Recount Text (Complete Explanation) , Recount Text : Definition, Purposes, Generic Structures, Language Features .

Oke baiklah, disini saya juga akan memberikan gambaran singkat apa itu Recount Text. Recount Text yaitu sebuah text yang menceritakan pengalaman masa lalu (a text that tells past experience). Misalnya, Sobat jalan jalan ke kebun binatang pada liburan yang lalu, atau pergi ke pantai, dan disana ada kejadian kejadian, misalnya sobat melihat pantai yang indah, sobat bermain pasir di pinggir pantai, sobat berenang di pantai, dst. Nah, cerita mengenai pengalaman sobat itulah yang dimaksud dengan Recount Text. Tujuan dari Recount Text yaitu “to tells past experience”. Dan tentu saja demikian karena memang jenis text ini yaitu text yang menceritakan pengalaman masa lampau. Jelas kan sobat?

Tapi kali saya tidak akan membahas secara panjang lebar. Disini saya hanya ingin share contoh-contohnya saja, Karena semakin banyak kita membaca contoh-contoh Recount Text kita akan semakin memahaminya. Kita juga akan lebih mudah jika kita ingin menulis jenis text ini. Jika sobat dapat tugas untuk membuat text recount dari guru, saya yakin sobat akan dapat nilai yang bagus..

Oke langsung saja berikut contoh Recount Text tentang A Page from A Girl’s Diary beserta terjemahannya.

A Page from A Girl’s Diary

Tuesday, September 30th, 2008
It was takbiran night. It was also my birthday, and nothing happened. Or I had thought nothing would happen, but I was wrong.

That night, I was watching television with my family when I heard someone lit fireworks in my front yard. I peeped trough my window glass but could see nothing. It was very dark outside. Then I thought it had to be my cousins who lit the fireworks. Then I plopped down on my sofa again and tried to concentrate on the television since my mind raced with disappointment that no one gave something special on my birthday. I shrugged, it was almost the end of the day and I became pessimist. Five minutes later my mobile beeped. It was a text from my friend asking me to come out. Wondering what was going on, I grabbed my jacket and hurried to the front door. I was surprised to see her bring a bag full of firework and fire drills. Next I was surprised to see my other friend come out from the darkness. She brought a beautiful birthday cake on her hands. Oh my God! I shrieked. Then they gave the cake to me who was too stunned to say anything. I realized I was blushing furiously because my whole family was watching. Not to mention my neighbors too!

A plain day, or I thought it was before, turned out to be one of the greatest moment in my life. I didn’t even know how to describe what I felt. Happy was the simplest word.

Halaman dari Buku Harian Seorang Gadis

Selasa, 30 September 2008
Itu malam takbiran. Itu juga hari ulang tahunku, dan tidak ada yang terjadi. Atau saya pikir tidak ada yang akan terjadi, tapi saya salah.

Malam itu, saya menonton televisi bersama keluarga saya ketika saya mendengar seseorang menyalakan kembang api di halaman depan saya. Aku mengintip melalui kaca jendela tapi tidak melihat apa-apa. Di luar sangat gelap. Lalu kupikir pastilah sepupuku yang menyalakan kembang api. Kemudian saya menjatuhkan diri ke sofa lagi dan mencoba berkonsentrasi di televisi karena pikiran saya berpacu dengan kekecewaan karena tidak ada yang memberi sesuatu yang spesial pada hari ulang tahun saya. Aku mengangkat bahu, hampir akhir hari dan aku menjadi pesimis. Lima menit kemudian ponsel saya berbunyi. Itu adalah teks dari teman saya yang meminta saya untuk keluar. Bingung apa yang terjadi, aku meraih jaketku dan bergegas ke pintu depan. Saya terkejut melihat dia membawa tas penuh kembang api dan latihan api. Selanjutnya saya kaget melihat teman saya yang lain keluar dari kegelapan. Dia membawa kue ulang tahun yang indah di tangannya. Ya Tuhan! Jeritku. Kemudian mereka memberikan kue itu kepada saya yang terlalu tertegun untuk mengatakan apapun. Saya menyadari bahwa saya tersipu malu karena seluruh keluarga saya menonton. Belum lagi tetangga saya juga!

Suatu hari yang polos, atau saya pikir itu sebelumnya, ternyata merupakan momen terbesar dalam hidup saya. Aku bahkan tidak tahu bagaimana menggambarkan apa yang kurasakan. Bahagia adalah kata yang paling sederhana.

oke, semoga pembahasan tentang contoh Recount Text dan terjemahannya kali ini bisa bermanfaat untuk kita semua khusunya dalam memahami dan membuat text ini sebagai sebuah text yang wajib dikuasai dalam mempelajari bahasa Inggris. Apabila sobat masih ingin belajar bahasa Inggris dengan materi yang lain silahkan klik Menu-menu yang ada diatas. Tentang jenis text yang lain juga akan kita bahas di sini. Terimakasih, British Course pamit dulu ya, see you next time.

Terima kasih atas kunjungannya. Semoga dengan berkunjung di website British Course ini sobat bisa makin cinta bahasa inggris, dan nilai bahasa inggris sobat semakin memuaskan. Dan semoga kita bisa belajar bahasa inggris bareng dan saling mengenal. Komentar, saran dan kritik dari sobat kami harapkan demi kemajuan website ini. Thanks..
Posted in Recount Text and tagged as

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *