Home » Materi Genre of Text » Narrative Text » Fable » Contoh Narrative Text “Origin of the Snail House” Beserta Terjemahannya

Contoh Narrative Text “Origin of the Snail House” Beserta Terjemahannya

Hallo guys…
Kali ini saya akan share sebuah contoh narrative text yang ceritanya sangat menarik dan penuh pesan moral. Saya yakin sobat pasti sudah paham kan tentang apa itu Narrative Text… Jika ingen penjelasan detail bagaimana Narrative Text itu, sobat bisa baca Narrative Text (Complete Explanation) , Narrative Text : Definition, Purposes, Generic Structures, Language Features .

Oke disini saya juga akan memberikan gambaran singkat apa itu narrative text. Narrative Text adalah “An imaginative story to entertain the reader” atau cerita imajinasi untuk menghibur pembaca. Misalnya, Cinderella, Snow White, Monkey and Crocodiles, Malin Kundang, The Legend of Tangkuban Prahu Montain, dst. Sedangkan jenis-jenis cerita yang tergolong dalam Narrative Text yaitu; Fable (cerita binatang, Fairly Tales (cerita peri), Folktales (cerita rakyat), Legend (legenda), Mith (mitos). Itulah sedikit gambarang mengenai Narrative Text.

Tapi kali saya tidak akan membahas narrative text secara panjang lebar. Disini saya hanya ingin share contoh narrative text. Karena semakin banyak kita membaca contoh-contoh narrative text kita akan semakin memahaminya. Kita juga akan semakin banyak koleksi cerita sehingga bisa diceritakan untuk murid-murid, atau adek-adek kita nanti.

Oke langsung saja berikut contoh narrative text tentang Origin of the Snail House beserta terjemahannya.

Origin of the Snail House
In ancient times, the snails did not bring their home anywhere. In the beginning, snails lived in an abandoned bird’s nest in the trees. The night was warm and the day was cool because the leaves shaded the nest where the snails lived. But when the rains came, the leaves could no longer block the rain that fell. Snails caught cold and wet when the rainy season arrived.

Then the snails moved into the holes in the trunks of trees. When the day was hot, the snails were well protected, even if it rained. It looked like that I had found a suitable home for me, the snail said in his heart.
But on a sunny day, there came a woodpecker. Tok..tok … tok … woodpecker kept pecking the trunks where the snails lived. Snails became very distracted and could not sleep. With annoyed heart, snails went out of the hole in the trunk and looked for a place to stay next. Snails found a hole in the ground, which seemed to be warm when the night came, thought snails. Snails cleaned up those holes and decided to stay in it. But it turned out when the night came. The rats came from all directions to damage the hole. Again and again, the snails had to leave the hole to find a new home.

Snails then moved on to the edge of the beach filled with coral reefs. He thought that the sidelines of the corals might be his home. Snails could take a rest peacefully in this place. But when the tide rose up to the top of the rock, snail was swept away along with the surge of the waves. As usual, the snails had to go away to find a new home. When he was walking away from the beach, the snail found an empty shell. This shape was beautiful and very light. Being tired and cold, snails went into the shell. Snails felt warm and comfortable then he slept in it.

When the morning came, snails realized that he had found the best home for himself. He did not need to go home in hurry if it rained. He also would not get heat anymore, and no one would bother him. He then brought it home with him wherever he went.

Asal Mula Rumah Siput

Pada zaman dahulu, siput tidak membawa rumahnya kemana-mana. Awalnya siput tinggal di sarang burung yang sudah ditinggalkan induk burung di atas pohon. Malam terasa hangat dan siang terasa sejuk karena daun-daun menaungi sarang tempat siput tinggal. Tetapi ketika musim hujan datang, daun-daun itu tidak bisa lagi menghalangi air hujan yang jatuh. Siput menjadi basah dan kedinginan saat musim hujan tiba.

Kemudian siput pindah ke dalam lubang yang ada di batang-batang pohon. Jika hari panas, siput terlindung dengan baik, bahkan jika hujan turun. Sepertinya aku menemukan rumah yang cocok untukku, kata si siput dalam hati.
Tetapi pada suatu hari yang cerah, datanglah burung pelatuk. Tok..tok…tok…burung pelatuk terus mematuk batang pohon tempat siput tinggal. Siput menjadi terganggu dan tidak bisa tidur. Dengan hati jengkel, siput keluar dari lubang yang ada di batang pohon tersebut dan mencari tempat tinggal selanjutnya. Siput menemukan sebuah lubang di tanah, yang nampaknya hangat jika malam datang, pikir siput. Siput membersihkan lubang tersebut dan memutuskan untuk tinggal di dalamnya. Tetapi ternyata ketika malam datang, tikus-tikus datang dari segala arah merusak rumah siput. Lagi dan lagi, siput harus pergi meninggalkan lubang itu untuk mencari rumah baru.

Siput kemudian berjalan terus sampai di tepi pantai yang penuh dengan batu karang. Ia berfikir sela-sela batu karang mungkin dapat menjadi rumahnya. Siput pun dapat beristirahat dengan tenang di tempat tersebut. Tetapi ketika air laut pasang dan naik sampai ke atas batu karang, siput ikut tersapu bersama dengan derasnya ombak tersebut. Seperti biasa, siput harus kembali pergi mencari rumah baru. Ketika ia sedang berjalan meninggalkan pantai, si siput menemukan sebuah cangkang kosong, bentuknya cantik dan sangat ringan. Karena lelah dan kedinginan, siput masuk ke dalam cangkang tersebut. Siput merasa hangat dan nyaman lalu tertidur di dalamnya.

Ketika pagi tiba, siput menyadari telah menemukan rumah terbaik untuknya. Ia tidak perlu lagi cepat-cepat pulang jika hujan turun. Ia juga tidak akan kepanasan lagi, dan tidak ada yang akan mengganggunya. Ia kemudian membawa rumah ini bersamanya kemanapun ia pergi.

oke, semoga pembahasan tentang contoh narrative text dan terjemahannya kali ini bisa bermanfaat untuk kita semua khusunya dalam memahami dan membuat contoh narrative text sebagai sebuah text yang wajib dikuasai dalam mempelajari bahasa Inggris. Apabila sobat masih ingin belajar bahasa Inggris dengan materi yang lain silahkan klik Menu-menu yang ada diatas. Tentang storytelling juga akan kita bahas di sini. Terimakasih, British Course pamit dulu ya, see you next time.

Terima kasih atas kunjungannya. Semoga dengan berkunjung di website British Course ini sobat bisa makin cinta bahasa inggris, dan nilai bahasa inggris sobat semakin memuaskan. Dan semoga kita bisa belajar bahasa inggris bareng dan saling mengenal. Komentar, saran dan kritik dari sobat kami harapkan demi kemajuan website ini. Thanks..
Posted in Fable and tagged as

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *