Contoh Narrative Text “Origin of Kota Bumi Lampung” Beserta Terjemahannya

Hallo guys…
Kali ini saya akan share sebuah contoh narrative text yang ceritanya sangat menarik dan penuh pesan moral. Saya yakin sobat pasti sudah paham kan tentang apa itu Narrative Text karena materi ini sudah dibahas di sekolah mulai tingkat menengah pertama SMP/MTs dan diulang kembali pada tingkat Menengah Atas SMA/MA. Akan tetapi jika sobat ingin mempelajari kembali secara lebih detail tentang materi ini, sobat bisa baca penjelasan tentang materi Narrative Text berikut ini :

Narrative Text (Complete Explanation)
Narrative Text : Definition, Purposes, Generic Structures, Language Features

Oke disini saya juga akan memberikan gambaran singkat apa itu narrative text. Narrative Text adalah “An imaginative story to entertain the reader” atau cerita imajinasi untuk menghibur pembaca. Misalnya, Cinderella, Snow White, Monkey and Crocodiles, Malin Kundang, The Legend of Tangkuban Prahu Montain, dst. Sedangkan jenis-jenis cerita yang tergolong dalam Narrative Text yaitu; Fable (cerita binatang), Fairly Tales (cerita peri), Folktales (cerita rakyat), Legend (legenda), Mith (mitos). Itulah sedikit gambarang mengenai Narrative Text.

Tapi kali saya tidak akan membahas narrative text secara panjang lebar. Disini saya hanya ingin share contoh narrative text. Karena semakin banyak kita membaca contoh-contohnya kita akan semakin memahaminya. Kita juga akan semakin banyak koleksi cerita sehingga bisa diceritakan untuk murid-murid, atau adek-adek kita nanti.

Oke langsung saja berikut Contoh Narrative Text tentang Origin of Kota Bumi Lampung beserta terjemahannya.

Contoh Narrative Text Legend – Asal Mula Kota Bumi Lampung

Origin of Kota Bumi Lampung

In the past, in North Lampung region, there lived a king named Tutur Jimat ruling justly and wisely. Tutur Jimat was one of the descendants of the Queen Darah Putih. Because of his age, he intended to hand over the power to his eldest son named Paniakan Dalem. After receiving the mandate as his father’s successor, Paniakan Dalem ruled kingdom justly and wisely. People lived peacefully, quetly, and prosperously.

Shortly after that, Paniakan Dalem married and endowed a son named Muhammad. The more prosperous the kingdom was, the more descendants of Quen Darah Putih were there. Paniakan Dalem started thinking about a way in order that royal descendants can always remember their ancestors.
Until one day, the Prince came to. He said, “Dad, I want to ask, who “Kuto Bumi” is ?” The King replied, “Kuto Bumi” is our ancestor. She was a queen who ruled this area in the past. We are all his descendants. From whom did you hear that name?”

“Here, Dad, when I was hunting and came to a village. People there introduced themselves and said that they are the descendants of “Kuto Bumi”. Why do not we call it the area with Kuto Bumi, Father? Thus, all people from this area can always remember their ancestors” said Muhammad. Paniakan Dalem was so delighted to hear what his son has said. He agreed to change the name of the area into “Kuto Bumi”.
As the time went by, the name “Kuto Bumi” becomes “Kotabumi” which is now the capital city of North Lampung.

Terjemahan

Asal Mula Kota Bumi Lampung

Di masa lalu, di wilayah Lampung Utara, hiduplah seorang raja bernama Tutur Jimat yang berkuasa dengan adil dan bijaksana. Tutur Jimat adalah salah satu keturunan dari Ratu Darah Putih. Karena usianya yang sudah tua, ia bermaksud menyerahkan kekuasaannya kepada anak tertuanya bernama Paniakan Dalem. Setelah menerima mandat sebagai pengganti ayahnya, Paniakan Dalem memimpin kerajaan dengan adil dan bijaksana. Rakyatnya hidup damai,tenteram, dan sejahtera.

Tak lama setelah itu, Paniakan Dalem menikah dan dikarunai seorang putra yang diberi nama Muhammad. Semakin maju dan berkembang kerajaan tersebut, semakin banyak pula keturunan Ratu Darah Putih. Paniakan Dalem mulai memikirkan sebuah cara agar keturunan kerajaan ini dapat selalu mengenang leluhur mereka.

Sampai suatu ketika, Putra Mahkota datang menghadap. Ia berkata,”Ayahanda, saya ingin bertanya, siapakah Kuto Bumi itu?” Sang Raja menjawab, “Kuto Bumi adalah nenek moyang kita. Beliau adalah ratu yang pernah memimpin daerah ini di masa lalu. Kita semua adalah keturunannya. Dari mana kau dengar nama tersebut?”

“Begini, Ayahanda, kala itu aku sedang berburu dan sampailah di sebuah kampung. Orang-orang di sana memperkenalkan diri mereka dan berkata bahwa mereka adalah keturunan Kuto Bumi. Bagaimana kalau kita namakan saja daerah ini dengan Kuto Bumi, Ayah? Dengan demikian, semua orang yang berasal dari daerah ini dapat selalu mengenang leluhur mereka” kata Muhammad. Paniakan Dalem sanagat gembira mendengar apa yang telah dikatakan putranya. Ia setuju untuk mengubah nama daerah tersebut menjadi Kuto Bumi.
Seiring berjalannya waktu, nama “Kuto Bumi” menjadi “Kotabumi” yang kini menjadi ibu kota Lampung Utara.

Analisa Generic Structure

Orientation
In the past, in North Lampung region, there lived a king named Tutur Jimat ruling justly and wisely. Tutur Jimat was one of the descendants of the Queen Darah Putih. Because of his age, he intended to hand over the power to his eldest son named Paniakan Dalem. After receiving the mandate as his father’s successor, Paniakan Dalem ruled kingdom justly and wisely. People lived peacefully, quetly, and prosperously.

Complication
Shortly after that, Paniakan Dalem married and endowed a son named Muhammad. The more prosperous the kingdom was, the more descendants of Quen Darah Putih were there. Paniakan Dalem started thinking about a way in order that royal descendants can always remember their ancestors.
Until one day, the Prince came to. He said, “Dad, I want to ask, who “Kuto Bumi” is ?” The King replied, “Kuto Bumi” is our ancestor. She was a queen who ruled this area in the past. We are all his descendants. From whom did you hear that name?”

“Here, Dad, when I was hunting and came to a village. People there introduced themselves and said that they are the descendants of “Kuto Bumi”. Why do not we call it the area with Kuto Bumi, Father? Thus, all people from this area can always remember their ancestors” said Muhammad. Paniakan Dalem was so delighted to hear what his son has said. He agreed to change the name of the area into “Kuto Bumi”.

Resolution
As the time went by, the name “Kuto Bumi” becomes “Kotabumi” which is now the capital city of North Lampung.

Baca juga Narrative Text (Penjelasan Dan Contoh)

Demikian penjelasan dan contoh narrative text yang kami sajikan hari ini. Tetap semangat belajar bahasa inggrisnya, semoga mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan nilai bahasa inggrisnya memuaskan. Sekian dan terimakasih atas kunjungannya. See you next time..

Terima kasih atas kunjungannya. Semoga dengan berkunjung di website British Course ini sobat bisa makin cinta bahasa inggris, dan nilai bahasa inggris sobat semakin memuaskan. Dan semoga kita bisa belajar bahasa inggris bareng dan saling mengenal. Komentar, saran dan kritik dari sobat kami harapkan demi kemajuan website ini. Thanks..
About admin 1297 Articles
Admin is an English teacher and undergraduate student of university in central java. English is a favorite lesson during admin's study. This site is a space to share English material to contribute in English development for English learner. Admin hopes this site can be useful for all of us.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*