Home » Materi Genre of Text » Spoof Text » 5 Cerita Lucu (Spoof Text) Tentang Nasreddin

5 Cerita Lucu (Spoof Text) Tentang Nasreddin

Halo sobat.
Sobat suka dengan cerita lucu? Entah sobat yang suka menceritakan cerita lucu ke teman-teman sobat, atau sobat hanya suka mendengar atau membaca cerita lucu. Saya yakin semua orang Indonesia pasti suka dengan cerita lucu. Karena orang Indonesia adalah orang yang humoris dan suka bercanda. Selain itu kejadian yang lucu atau cerita lucu memang bisa bikin kita happy dan awet muda.

Jika sobat suka dengan cerita lucu atau film lucu, pasti tau kan film Warkop, yang dibintangi oleh Dono, Kasino, dan Indro. Film Warkop emang lucu banget, banyak adegan adegan lucu yang dimainkan oleh artis tersebut. Apa lagi film Warkop yang versi terbaru yang dibintangi oleh Vino Bastian dkk. Ngakak deh pokoknya. Selain itu ada juga komedi “Sketsa” di TransTV, ada juga Stand up Cemmedy, dsb. Selain itu kita juga sering sekali mendapatkan cerita lucu dari grup WA, atau Facebook. Iya kan sobat?

Nah, cerita lucu yang sobat lihat di TV, atau cerita lucu yang sobat baca dari group WA, atau Facebook itulah yang dinamakan dengan Spoof Text. Oke, jadi Spoof Text adalah cerita yang lucu, yang didalamnya terdapat peristiwa-peristiwa kemudian diakhiri dengan suatu hal yang lucu. Begitulah kira-kira gambaran tentang Spoof Text. Gimana sudah ada gambaran kan?

Kemudian dalam pelajaran bahasa inggris, ketika membahas tentang Spoof Text, kita juga diwajibkan untuk mengetahui Generic Structure, dan Purpose nya. Generic Structure dari Spoof Text yaitu Orientation – Event – Twist. Orientation adalah pembukaan cerita, Event adalah kejadian kejadian yang ada dalam cerita, dan Twist adalah sebuah akhir yang lucu. Itulah Generic Structure atau atau bagian-bagian yang ada dalam Spoof Text. Sedangkan Purpose nya yaitu “to entertain / amuse the reader with funny story”. Itulah gambaran singkat tentang Spoof Text.

Oke, Kali ini saya akan share 5 contoh Spoof Text (cerita lucu) tentang Nasreddin. Nasreddin??? Kayaknya pernah denger deh… yup!! Cerita tentang nasreddin emang banyak sekali. Saya juga yakin sobat pernah denger. Nasreddin adalah Nama lain dari Syeh Juha atau Abu Nawas. Kalo Nama Abu Nawas saya yakin semuanya pasti pernah denger. Nasreddin, Abu Nawas atau Syeh Juha orang nya adalah sama. Cerita ini berasal dari Timur Tengah yang lahir ketika kajayaan agama Islam.

Oke, langsung saja berikut cerita lucu tentang Nasreddin beserta terjemahanya.

1. Nasrudin Gets a Cow

One day, Nasrudin’s wife told him, “Let’s buy a cow so that we can have milk every day.

Nasrudin replied, “We don’t have enough space in our yard for my donkey and a new cow.”

But despite Nasrudin’s objection, his wife persisted until he finally gave in.

So he bought the cow—and just he predicted, it crowded his beloved donkey in the barn. To end this problem, Nasrudin started to pray one night, saying, “Dear God, please kill the cow, so my wife can’t bother me about it anymore, and so my donkey can live in peace.”

The next day, Nasrudin went into the barn and was dismayed to discover that his donkey was dead! He looked up and said, “God, I don’t mean to offend you or anything, but let me ask you this—after all these years, do you mean to tell me that you still can’t tell the difference between a cow and a donkey?”

Terjemahan

Nasrudin Mendapatkan Seekor Sapi

Suatu hari, istri mengatakan kepadanya, “Mari kita membeli sapi sehingga kita dapat memiliki susu setiap hari.

Nasrudin menjawab, “Kita tidak memiliki cukup ruang di halaman kita untuk keledai saya dan seekor sapi yang baru.”

Tetapi meskipun Nasrudin keberatan , istrinya bertahan sampai ia akhirnya menyerah

Jadi dia membeli sapi-dan seperti yang ia perkirakan, sapi tersebut bertengkar dengan keledai tercintanya di gudang. Untuk mengakhiri masalah ini, Nasrudin mulai berdoa suatu malam, dia berdoa, “Ya Tuhan, mohon bunuhlah sapi tersebut, jadi istri saya tidak bisa mengganggu saya tentang hal itu lagi, sehingga keledai saya bisa hidup dalam damai.”

Keesokan harinya, Nasrudin pergi ke gudang dan kecewa untuk menemukan bahwa keledainya sudah mati! Dia mendongak dan berkata, “Tuhan, saya tidak bermaksud menyinggung perasaan Anda atau apa, tapi biarkan saya menanyakan ini, jadi setelah bertahun-tahun, apa kah Anda bermaksud memberitahu saya bahwa Anda masih tidak bisa membedakan antara sapi dan keledai? ”

2. The Guarantee

One day at the King’s court, the King turned to Nasrudin and said, “Mulla. Since you are constantly reminding us of how clever and wise you are, tell me this: can you teach your donkey to read?”

“Absolutely,” replied Nasrudin. “A task like that would present me with no problems whatsoever.”

“Don’t mess with me,” said the King. “Seriously, can you do it?”

“Yes, I mean it,” Nasrudin replied, “and I’ll tell you what: just give me fifty thousand dollars right now, and I’ll guarantee I’ll have this donkey reading within eight years.”

“OK,” said the King. “But if that donkey isn’t reading by then, I’ll put you in prison and have you tortured daily.”

So they agreed, and Nasrudin left the court.

The next day, Nasrudin’s friend asked about what happened.

“Are you out of your mind?” he said. “You can barely teach your donkey to stand still, and now you’ve guaranteed that he’ll be reading within eight years. Nasrudin-I don’t see how you’ll be able to escape a long prison sentence for this.”

“Listen,” the Nasrudin calmly replied, “several years from now, our King will probably be dead or out of power. And even if he manages to last as our King for that long, odds are my donkey will have passed on by then. And in the unlikely event that neither he nor my donkey is gone by seven years time, I’ll still have an entire year to plan my way out of getting punished.”

Terjemahan

Jaminan

Suatu hari di istana Raja, Raja melihat ke Nasrudin dan berkata, “Mulla. Karena kamu terus-menerus menegaskan kita bawha betapa cerdas dan bijaknya kamu, Katakan pada ku: dapatkah kamu mengajarkan keledai mu membaa?”

“Tentu,” jawab Nasrudin. “Tugas seperti itu akan ku hadapi tanpa masalah apa pun.”

“Jangan bermain-main dengan saya,” kata Raja. “Serius, kamu bisa melakukannya?”

“Ya, aku serius” jawab Nasrudin, “dan saya akan meminta : hanay beri aku liam puluh ribu dollar sekarang, dan saya akan menjamin saya akan memiliki keledai yang bisa membaca dalam delapan tahun.

“Ok,” kata Raja. “Tetapi jika keledai tersebut tidak bisa membaca saat itu, saya akan memasukan mu ke dalam penjara dan disiksa setiap hari.”

Jadi mereka setuju, dan Nasrudin meninggalkan istana tersebut.

Keesokan harinya, temannya Nasrudin bertanya tentang apa yang terjadi.

“Apa kau gila? dia bertanya. “Membuat keledaimu berdiri saja kamu tidak bisa, dan sekarang kamu memberi jaminan bahwa keledai tersebut bisa membaca dalam waktu delapan tahun. Nasrudin – saya tidak bisa melihat bagaimana kamu bisa keluar dari penjara kerna ini.”

“Dengar,” Nasrudin dengan tenang menjawab, “beberapa tahun dari sekarang, Raja kita mungkin akan mati atau tidak berkuasa. Dan bahkan jika dia bertahan sebagai Raja kita selama itu, kemungkinan besar keledai saya akan mati saat itu. Dan bahkan jika antara Raja dan keledai saya tidak meninggal, saya memiliki setahun penuh untuk merenanakan jalan keluar untuk tidak mendapatkan hukuman.”

3. Meal or Preaching?

The local religious leader invited Nasrudin over for dinner one night.

Nasrudin, not having eaten much that day, was famished when he got there, and eger to eat as soon as possible.

After two hours, however, the religious leader had yet to offer Nasrudin any food, and instead spoke nonstop about a variety of religious topics.

As Nasrudin grew more annoyed with each passing minute, he finally interrupted the man and said, “May I ask you something?”

“What?” the religious leader answered, eager to hear some religious question that would prompt him to continue talking.

“I was just wondering,” Nasrudin said, “did any of the people in your stories ever eat?”

Terjemahan

Makan atau Berkotbah?

Pemimpin agama setempat mengundang Nasrudin untuk makan malam.

Nasrudin, tidak makan banyak hari itu, supaya lapar ketika ia sampai di sana, dan berhasrat untuk makan sesegera mungkin.

Setelah dua jam, pemimpin agama tersebut belum menawarkan Nasrudin makanan, dan malah berbicara tanpa henti tentang berbagai topik agama.

Tumbuh lebih jengkel dengan setiap menit yang berlalu, Nasrudin akhirnya bertanya pada pria itu dan berkata, “Bolehkah saya menanyakan sesuatu?”

“Apa?” Pemimpin agama menjawab, berharap mendengar beberapa pertanyaan religius yang akan mendorong dia untuk terus berbicara.

“Aku hanya ingin tahu,” kata Nasrudin, “memang salah satu orang dalam cerita Anda pernah makan?”

4. Nasrudin Plays Guitar

Nasrudin was at the town square one day, and a group of people asked him if he knew how to play the guitar.

Nasrudin didn’t know how, but he replied, “Yes, I do. I am a masterful guitar player—in fact, I am one of the best in the world!“

The people, not expecting him to make such a boast, immediately gave him a guitar and asked him to play it.

Nasrudin took the guitar and started playing only one string, and continued to play only on that one string. After a minute of this, someone finally interrupted him and asked, “Mulla! Guitar players move their fingers and play a variety of strings. Why are you only playing one of them?”

“Well,” Nasrudin replied, “those players keep on changing strings because they are searching for a specific one. I found it on my first try—so why should I switch to another one?”

Terjemahan

Nasrudin Bermain Gitar

Nasrudin berada di alun-alun kota satu hari, dan sekelompok orang bertanya apakah dia tahu cara bermain gitar.

Nasrudin tidak tahu bagaimana, tapi dia menjawab, “Ya, saya bisa. Saya adalah pemain-in gitar ahli kenyataannya, saya salah satu yang terbaik di dunia! ”

Orang-orang, tidak mengharapkan dia untuk membuat semacam bualan, segera memberinya gitar dan memintanya untuk memainkannya.

Nasrudin mengambil gitar dan mulai bermain hanya satu string, dan terus bermain hanya pada satu string. Setelah satu menit , seseorang akhirnya terganggu dan bertanya, “Mulla! Pemain gitar menggerakkan jari mereka dan memainkan berbagai string. Mengapa Anda hanya bermain salah satu saja? ”

“Yah,” jawab Nasrudin, “para pemain terus mengubah string karena mereka mencari string tertentu. Saya menemukan hal itu pada pertama saya mencoba-jadi mengapa saya harus beralih ke string yang lain? ”

5. Train Ticket

Nasrudin was about to board a train, and the conductor asked him for his ticket.

Nasrudin began looking through his pants pockets, but he couldn’t find it.

“One moment,” he said. “I know I brought it.”

He searched his bag, and still couldn’t find it. He then searched the floor around him, and the missing ticket still eluded him. He even began looking in his socks, but alas, the money was not found.

As the conductor watched this, he asked, “Why don’t you check that pocket on your shirt? That’s usually where most people put their ticket.”

“Oh, I can’t look there,” Nasrudin replied.

“Why not?” the conductor asked.

Nasrudin explained, “Because if I do and I find out it is not there, then I would have no hope at all of finding it!“

Terjemahan

Tiket Kereta

Nasruding hendak naik sebuah kereta, dan seorang kondektur mimntanya sebuah tiket.

Nasrudin mulai mencari kesemuah kantong celananya, tetapi dia tidak bisa menemukannya.

“Tunggu sebentar,” kata dia, “Saya tau saya telah membelinya.”

Dia mencaranya di tasnya, dan masih belum bisa menemukannya. Kemudian dia menari dilantai sekelilingnya, dan tiket yang hilang belum ditemukan olehnya. Dia bahkan mencari di kaus kakinya, tetapi sayangnya, dia tidak menemukannya.

Begitu konduktor melihat hal tersebut, dia bertanya, “Mengapa tidak kamu cek kantong di baju kamu? Biasanya kebanyakan orang menaruh tiket mereka disitu.”

“Oh, saya tidak bisa melihatnya,” Nasrudin menjawab.

“Mengapa tidak?” konduktor bertanya.

Nasruding menjawab, “Karena jika saya melakukannya dan menemukan tiket tersebut tidak ada disana, kemudian saya tidak mempunya harapan lagi untuk menemukannya!”

oke, semoga pembahasan tentang contoh Spoof Text dan terjemahannya kali ini bisa bermanfaat untuk kita semua khusunya dalam memahami dan membuat text ini sebagai sebuah text yang wajib dikuasai dalam mempelajari bahasa Inggris. Apabila sobat masih ingin belajar bahasa Inggris dengan materi yang lain silahkan klik Menu-menu yang ada diatas. Tentang jenis text yang lain juga akan kita bahas di sini. Terimakasih, British Course pamit dulu ya, see you next time….

Terima kasih atas kunjungannya. Semoga dengan berkunjung di website British Course ini sobat bisa makin cinta bahasa inggris, dan nilai bahasa inggris sobat semakin memuaskan. Dan semoga kita bisa belajar bahasa inggris bareng dan saling mengenal. Komentar, saran dan kritik dari sobat kami harapkan demi kemajuan website ini. Thanks..
Posted in Spoof Text and tagged as

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *